Mama....
Di kota ini, aku habiskan masa remajaku tanpa adanya dirimu disisiku tuk menemaniku melewatinya
Disini aku mulai berperang melawan rasa malas yang menghantui setiap saat tuk mengubahnya menjadi kemandirian yang kutanamkan dalam jiwaku
Aku pun harus berusaha tetap kuat tanpa adanya dirimu disisiku, mama.... Tapi tetap rasanya berat sekali
Tapi disini ku bisa kuat untuk berdiri, bercanda melepas sedikit penat, serta brlari mengejar sebuah kepastian yang entah ada dimana ujungnya.
Namun, tetap kusadari. Aku bukanlah siapa-siapa tanpa adanya dirimu, Mama. Tanpa adanya Do'a tulus yang selalu kau kirimkan di setiap ibadahmu padaku anakmu yang jauh dari sisimu.
Mama,
Tak perlu engkau cemaskan keadaanku disini.
Walaupun jarak yang ditempuh memang sangatlah jauh, namun kupastikan tetap jalani hidupku disini dengan usahaku sendiri.
Dan membuatmu mnjadi seorang wanita yang paling kuidolakan sepanjang hidupku melebihi para idola yang ada dan selalu di puja-puja, tapi tetap dirimu yang sangatlah ku jadikan panutan.
Terimakasih mama
telah menjadi pelipur lara di setiap dukaku
Dan pemberi semangat yang amat berarti dalam diri
Walau kau tak pernah menasihati, namun kau pemberi contoh yang baik.
Dan itulah dirimu.
Terimah kasih wahai Pemegang Kekuasaan.
Ku dilahirkan dirahimnya.Ia lah yang selalu ku jadikan alasan tuk tetap bermimpi.
Ya…mimpi….Mimpi yang kan segera terwujud…
Rindu dari Anakmu
Di kota ini, aku habiskan masa remajaku tanpa adanya dirimu disisiku tuk menemaniku melewatinya
Disini aku mulai berperang melawan rasa malas yang menghantui setiap saat tuk mengubahnya menjadi kemandirian yang kutanamkan dalam jiwaku
Aku pun harus berusaha tetap kuat tanpa adanya dirimu disisiku, mama.... Tapi tetap rasanya berat sekali
Tapi disini ku bisa kuat untuk berdiri, bercanda melepas sedikit penat, serta brlari mengejar sebuah kepastian yang entah ada dimana ujungnya.
Namun, tetap kusadari. Aku bukanlah siapa-siapa tanpa adanya dirimu, Mama. Tanpa adanya Do'a tulus yang selalu kau kirimkan di setiap ibadahmu padaku anakmu yang jauh dari sisimu.
Mama,
Tak perlu engkau cemaskan keadaanku disini.
Walaupun jarak yang ditempuh memang sangatlah jauh, namun kupastikan tetap jalani hidupku disini dengan usahaku sendiri.
Dan membuatmu mnjadi seorang wanita yang paling kuidolakan sepanjang hidupku melebihi para idola yang ada dan selalu di puja-puja, tapi tetap dirimu yang sangatlah ku jadikan panutan.
Terimakasih mama
telah menjadi pelipur lara di setiap dukaku
Dan pemberi semangat yang amat berarti dalam diri
Walau kau tak pernah menasihati, namun kau pemberi contoh yang baik.
Dan itulah dirimu.
Terimah kasih wahai Pemegang Kekuasaan.
Ku dilahirkan dirahimnya.Ia lah yang selalu ku jadikan alasan tuk tetap bermimpi.
Ya…mimpi….Mimpi yang kan segera terwujud…
Rindu dari Anakmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Bila ada saran atau kritik silahkan tuliskan saja disini....
Tidak perlu sungkan-sungkan okey