Terdengarnya mungkin terlalu hiperbola yah, namun itulah yang sedang saya rasakan saat ini. Disaat diri ini sedang berada dalam posisi dimana kebaikan dan keburukan sedang berkuasa.Dimana kebaikan saya sebut di posisi terang dan keburukan di posisi gelap. Rasanya bingung, pusing dan serba salah, mengapa demikian??? Karena saya tak mungkin menanggapi orang-orang yang memang tak suka dengan saya meskipun saya sendiri ingin rasanya memaki-makinya sama seperti yang mereka lalukan pada saya. Mencritakan segala hal yang belum tentu benar adanya.
Hingga kepala ini mendidih dengan cepatnya terlalu lama mendengarkan mereka berbicara tanpa bersalah pada orang yang sedang diceritakannya. Ingin rasanya saya pergi, namun saat itu saya sudah telanjur memesan makanan, sayang juga kalau langsung pergi. Akhirnya saya diam saja mencoba mencari kegiatan lain semisalnya mendengarkan music dengan headseat. yah tujuannya bukan lain buat g' usah dengarkan ocehan yang g'bermutu dari mereka. terdngarnya saya saya ini sangat kejam sekali yah saat itu.
Memang saya pikirkan, g'penting memikirkannya. hanya buat naik darah aja kan. Di balas dengan cara merka menjelk-jelekkan orang tak kan menyelesaikan masalah kok, dan hanya akan menyamakan sikap saya mirip seperti sikap mereka. Lebih baik diam seribu bahasa, berpura-pura tidak tahu. Tapi bukan berarti saya hanya akan diam saja bila lebih memperburukkan saya lagi.
Mulai saat ini, saya akan menjadi orang yang tak kan peduli dengan sapa pun yang memang tidak suka dengan saya. lebih baik saya mnghindar dari pada hanya menjadi bahan perbincangan yang tidak bermutu. Dan saya ucapkan sangat terimakasih atas sikap kalian semua yang begitu hangatnya melukai orang lain dengan terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Karena hal itu saya belajar tentang watak orang yang egois seperti kalian. dan smoga kalian bahagia dengan itu.
Hingga kepala ini mendidih dengan cepatnya terlalu lama mendengarkan mereka berbicara tanpa bersalah pada orang yang sedang diceritakannya. Ingin rasanya saya pergi, namun saat itu saya sudah telanjur memesan makanan, sayang juga kalau langsung pergi. Akhirnya saya diam saja mencoba mencari kegiatan lain semisalnya mendengarkan music dengan headseat. yah tujuannya bukan lain buat g' usah dengarkan ocehan yang g'bermutu dari mereka. terdngarnya saya saya ini sangat kejam sekali yah saat itu.
Memang saya pikirkan, g'penting memikirkannya. hanya buat naik darah aja kan. Di balas dengan cara merka menjelk-jelekkan orang tak kan menyelesaikan masalah kok, dan hanya akan menyamakan sikap saya mirip seperti sikap mereka. Lebih baik diam seribu bahasa, berpura-pura tidak tahu. Tapi bukan berarti saya hanya akan diam saja bila lebih memperburukkan saya lagi.
Mulai saat ini, saya akan menjadi orang yang tak kan peduli dengan sapa pun yang memang tidak suka dengan saya. lebih baik saya mnghindar dari pada hanya menjadi bahan perbincangan yang tidak bermutu. Dan saya ucapkan sangat terimakasih atas sikap kalian semua yang begitu hangatnya melukai orang lain dengan terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Karena hal itu saya belajar tentang watak orang yang egois seperti kalian. dan smoga kalian bahagia dengan itu.