Jumat, 21 Desember 2012

Kepedihan Dalam Cinta

Saat pertama kali bertemu denganmu merupakan hal yang terindah
Dan begitu membahagiakan dalam setiap memory yang kuingat
Setiap hari yang kian berlalu bagaikan daun yang berguguran
Kata-kata yang saling terlontarkan bagai sebuah guratan di batu
Yang begitu sulitnya untukku lupakan saat ini
Perhatianmu yang kau berikan mulai meluluhkan dinding baja yang kubangun
Yang akhirnya aku tak berdaya dibuatnya
Dibutakan dengan segala rasa yang kumiliki sepenuhnya hanya untuk dirimu
Hingga akhirnya aku tahu bahwa kau telah memiliki seseorang
Yang kelak kan kau persunting sebagai pendampingmu
Sekarang aku hanya bisa terdiam dengan kenyataan ini
Diam dalam segala kepedihan yang muncul dari cintaku
Yang begitu tulusku berikan pada seseorang yang tak menganggapku sebagai wanita
Seharusnya aku sadar akan perhatiannya itu
Yang hanya menganggapku sebagai seorang adik kecil baginya
Begitu hancurnya hati ini mendengar kabar pernikahannya
Dan begitu tak kuasa pula ku bendung pedih ini
Saat aku sendiri mesti hadir menyaksikan janji suci mereka
Di hadapan Yang Maha Pencipta
Tak sanggupku bendung air mata yang kutahan selama ini
Tak sanggupku hadapi kenyataan pahit yang kuterima
Dan betapa tak sanggup lagi ku tuk melihatnya bersama wanita lain
Sekarang ini, Rasa pedih yang begitu menyayat hati mulai mematikan rasa didalam
Bagai sebuah cambuk dalam hidup yang menyiksa
Hingga akhirnya yang kualami hanyalah sebuah kepedihan
Dalam dilema cinta  yang telah berlalu

Sabtu, 15 Desember 2012

Dunia Hanya Sementara

Dunia hanyalah sementara
Itulah yang memang terjadi dalam hidup ini
Singkat dengan segala kenikmatannya
Melenakan segala makhluk di dalamnya
Raga terasa dimanjakan olehnya
Namun dalam jiwa terasa begitu kosong
Begitu tak cukup berjuta kiasan tuk melukiskan hal ini
Tapi begitu berakhir pada waktunya
Yang tersisa hanyalah penyesalaian
Tak ada lagi hal bisa dilakukan tuk memperbaikinya
Sekarang semua tersenyum dengan bahagia
Tanpa memikirkan hari esok
Namun setelah berkhir.
Tak ada lagi yang dapat dilakukan
Selain merenung dalam siksa yang teramat pedih
Dalam gelap dan dinginnya tanah
Yang kan menemani hingga akhir

Selasa, 04 September 2012

Singkatnya Hidup

Banyaknya hal yang telah terjadi dalam hidup,
sebenarnya tak membuat sebagian orang merenung...
Merenung dengan segala hal yang telah terjadi...
Karena terlalu sibuknya pada kepentingan pribadi
Yang tiada habisnya untuk di bahas
Dalam hidup ini, apa yang kita ingin dituju?
Hal apa yang sebenarnya dicari manusia selama hidup
Apa hanya mengejar harta, asmara, atau hanya kesenangan belaka?
Itulah pertanyaan yang harusnya direnungkan?
Manusia takkan hidup selamanya.
Akan datang waktu dimana manusia kan tertidur dalam damai
Sehingga membuat kita sebagai manusia takkan bisa berperan lagi
Di dunia yang fana dipenuhi tipu muslihat bagi setiap insan
Singkatnya hidup di dunia ini
Semestinya memberikan motivasi tersendiri bagi kita sebagai seorang manusia
Untuk terus melakukan yang terbaik dalam segala hal
Selama nyawa ini masih dalam raga
Hingga ajal menjemput dan menghentikan semua yang telah kita lakukan


 

Senin, 06 Agustus 2012

Kesepian ini

Senja semakin menenggelamkan matahari untuk pulang
Malam pun mulai datang dan menyambut sang rembulan datang
Begitulah seterusnya yang terjadi
Tapi kini yang kurasa ialah sunyi
Sunyi dalam keadaan yang kubuat sendiri
Menyadari segala kebahagian dan kesalahan
Yang pernah kualami selama ini
Hingga akhirnya, aku merasa kesepian yang begitu mendalam
Hidup sendiri dengan fasilitas yang cukup
Tapi tetap ada yang kurang dalam diri ini
Hatiku bagai tak berpenghuni
Sepi, dingin dan gelap menyerbu
Andaukan ada hal yang bisa menghidupkkan hatiku ini
Akan kulakukan agar hidup ini menjadi lebih berati
Namun bagaimana caranya?
Hanya pertanyaan itulah yang muncul dalam kesepian ini
Hingga pada akhirnya tak ada jawaban
Yang dapat mengusir sepi ini

Sabtu, 28 Juli 2012

Kasih Sayang-Mu

Tuhan betapa malunya aku dihadapanmu
Dengan segala yang telah kau beri padaku
Setelah sekian banyak aku telah mengecewakan-Mu
Entah karena ku terlena akan kenikmatan dunia semata
Ataupun tak sadarnya diri ini akan kasih sayang-Mu
Betapa tak sadarnya aku akan semua kesempatan
Yang berulang kali kau beri pada hamba-Mu
Agar aku kembali ke jalan-Mu
Yang menentramkan jiwa dan raga ini
Dalam fitrahku sebagai seorang manusia
Ataupun sebagai seorang hamba
Betapa tak ada apa-apanya diriku dihapan-Mu
Aku ingin kembali menuju cahaya kasih-Mu
Aku pun ingin mencintai-Mu setulusnya
Sebenar-benarnya tanpa paksaan apapun
Dalam do'a, ucapan serta setiap langkahku
Hanya ingin mendekatkan diri pada-Mu
Selamanya...hingga akhir hayat dalam ragaku ini

Kamis, 26 Juli 2012

Menjadi Diriku Sendiri

Aku bukanlah dirimu ataupun dirinya....
Yang bisa dengan bebas melakukan apapun....
Aku hanyalah diriku sendiri....
Yang bangga akan kondisiku apapun yang terjadi....
Tanpa hidup dengan kemewahan...
Harta yang berlimpah serta tampang yang menawan....
Meski tanpa itu semua, aku tetaplah akan menjadi diriku sendiri....
Dengan segala kekurangan yang kumiliki.......
Tetap menjadi diriku sendiri.......
Atas segala kelebihan yang kumiliki.....
Karena aku kan tetap menjadi seorang insan biasa....
Yang takkan mungkin bisa sempurna....
Tetap kubangga atas apa yang telah kupunya....
Setiap waktuku nikmati anugerah hidup yang kumiliki......

Senin, 16 Juli 2012

Sebuah Istana Halimun

Kasih adalah matahari kehidupan....
Bukan sekedar lentera yang menyinari...
Sebuah ruangan yang terbatas...
Kemudian padam tak berbekas...

Ibaratkan sebuah cermin yang jernih...
Yang tak hanya tuk mengenal diri sendiri....

Cinta tak ubahnya sebuah istana Halimun...
Sebuah keindahan yang tampak...
Sebuah kerinduan yang tak terlihat...
Namun dirasakan oleh hati yang terdalam...

Cinta bukanlah gudang kebenaran...
Tapi hanya tempat persinggahan sementara....
Menuhankan cinta adalah kenistaan....
Namun menutup cinta berarti membuka pintu kesombongan.....

Cinta

Tiada kata seindah kata cinta......
Tiada kata seluhur kata cinta.....
Kata yang telah memakmurkan dunia....
Dengan kata-kata yang kosong....

Satu kata yang dapat mengguncangkan.....
Seluruh negeri dengan tangisan....

Pada saat hati sudah ternoda....
Oleh setitik darah....
Seluruh saraf bagaikan terluka....
Dengan pedih yang menyiksa hati....


Alam hidup menjadi gelap dimata....
Bisikan setan semakin terdengar nyata....
Hamparan penyesalan pun kan datang....
Dalam hati yang telah hancur....

Kebimbangan Dalam Hati

Gurata noda kefasikan,,,,

Membuat cacat hati nan suci,,,,

Setumpuk kasih, terlihat begitu megahnya,,,,

Mampu tuk tegakkan bangunan yang kokoh,,,,


Tapi dengan sedikit bisikan setan,,,,,

Kekokohan itu sirna dalam sekejap mata,,,,


Begitu mudahnya kasih itu dinodai,,,,,

Dengan sikap yang mengundang pada dosa,,,,

Bagai sebuah badai topan,,,,

yang meluluh lantahkan segalanya,,,,


Yang akhirnya, hanya menyisakan sebuah penyesalan semata,,,,

Akan perbuatan yang telah terjadi,,,,

Tinggallah hati yang bimbang,,,

Yang mencari-cari jawaban dari semua ini,,,,

Penantian yang menyesakkan

Hilir mudik kendaraan kian semarak, seiring waktu malam yang semakin larut. Tak terasa 30 menit berlalu begitu cepatnya. Dalam sibuknya kendaraan bergerak, terlihat seorang gadis yang duduk di bawah pohon trotoar diam sambil melihat kendaraan yang lewat. Gadis tersebut sedang menunggu seseorang dengan ditemani alunan musik hits yang sering diputar oleh saluran radio yang berada di kota tersebut.
Suara bising kendaraan yang lewat, tak sedikit pun mengganggunya dalam penantian itu. Apa sebenarnya yang sedang gadis itu pikirkan sehingga ia begitu tenangnya menunggu tanpa rasa gelisah sedikitpun?
Gadis itu tak menghiraukan tatapan orang-orang yang mulai lewat melewatinya duduk. Entah berapa lama lagi ia kan duduk diam disitu tanpa melakukan apapun selain duduk melihat kendaraan yang tak kunjung habis lewat di depan nya dengan musik yang ia dengarkan.
Ternyata dalam ketenangannya, terbersit sebuah pertanyaan yang sedikit membuatnya risau. Kapan ia kan datang menjemputnya disini?? Siapa dia yang sedang di pikirkan gadis ini, apa mungkin iya pacarnya? keluarganya? atau teaman? yang jelas aku tidak tahu itu?
45 menit telah berlalu, diiringi dengan hembusan angin malam yang mulai menerbangkan ujung kerudung yang sedang ia pakai. Namun, tak ada tanda-tanda ia akan datang secepatnya. Sampai kapan ia kan duduk di tempat itu.
Sekarang ketenangannya perlahan mulai berubah menjadi rasa gelisah yang mulai melanda hatinya, Gadis ini sekarang ragu, akankah ia kan di jemput atau ia tak akan datang setelah lamanya ia menunggu dirinya? Atau terjadi sesuatu sehingga ia menjadi lambat untuk datang?
Kakinya mulai bergerak maju mundur diikuti dengan tangan kanannya yang meremas-remas tangan kirinya.Mata nya mulai terasa sembab karena takut akan segala resiko yang bisa terjadi kapan saja. Wajahnya mulai menunjukkan rasa kekecewaan yang mendalam atas penantian ini.
Di saat ia mulai ragu dengan ketidakpastian kedatanganya, ia hanya bisa menunduk menyembunyikan rasa sedih yang tak bisa ia sembunyikan lagi. Tiba-tiba ia mendengar suara seseorang yang sangat ia kenali. Tapi Gadis ini hanya menganggapnya sebuah hayalan semata, namun suara itu terus berulang kali sehingga membuat kepalanya terangkat melihat sesosok pria yang sangat ia kagumi datang untuk menjemputnya dalam penantian yang telah menyesakkan dirinya beberapa puluh menit yang telah berlalu. Hingga sekarang yang terlihat dalam wajah gadis ini senyum kebahagian yang menghilangkan segala kesedihan yang tadi telah datang.

Jumat, 04 Mei 2012

Satu kata yang penuh arti

Bukan dusta untuk Cinta
Bukan keegoisan untuk Cinta
Tapi Cinta untuk kebahagiaan
Yang merindukan perdamaian

Sesuatu yang nampak mempesona
dengan jutaan kata-kata
Yang membuat orang menjadi buta
Hanya karenanya

Suatu kata yang penuh arti
Dan kata yang tak kunjung diam
Seperti sebuah Bima Sakti
Yang memasuki suatu Kosmik yang berdansa

Ketulusan

Lautan Kasih yang begitu luas
Ternodai oleh setitik darah
Pembohongan kasih sayang yang suci
Hanya ada dalam satu sanubari

Sedikit demi sedikit
Kasih yang begitu murni
Akan hilang dalam hati
Dalam sekejap mata

Walaupun ku tak sadar
Dengan semua arti cinta, namun yang ku tahu
Adalah sebuah kemurnian dan ketulusan
Kasih sayang seseorang pada diriku

Di lubuk hati yang terdalam
Ingin kukatakan semua ini
Tapi aku sulit mengucapkan
3 kata, bahwa " Engkaulah kasih ku"


Mahkota Cintaku

Saat langit terpecah
Membelah menjadi merah
Seperti Bunga mawar yang indah
Yang memerah laksana berlian berkilauan

Waktu malam pastikan datang
Kan ku mahkotakan, Cintaku padamu
Walaupun ku harus berikan jiwaku padamu

Adapun sungai di padang pasir kering
Tanpa ada setetes air pun disana
Tapi kasih ku takkan pernah
Surut oleh berjalannya waktu

Kasihku bagaikan akar yang kokoh
Kan ku berikan untuk meyakinkanmu
Untuk kesetiaanku pada kasihmu
Bagaikan dahan yang menjulang ke langit yang tinggi

Kamis, 03 Mei 2012

Kata Cinta

Bunga tak selamanya merekah
Hidup tak selamanya indah
Hati tak selamanya putih
Dan cinta tak selamanya suci

Tanpa kebeningan hati
Cinta kan pudar
Dengan seiringnya waktu
Yang terus berjalan

Kata yang menggugah para budak
Ingin menjadi Ksatria
Bagaikan kata-kata yang kosong
Yang hanyalah mimpi sesaat

Seiring kali cintaku sendiri
Menjadi dunia yang serba gulita
dunia yang isinya hanya panggung sandiwara
Tapi bukan syurga dengan segala keabadiannya

Kesyukuran Menjadi Irama Kehidupan

Cinta adalah memberi dan bukan menuntut.
Cinta adalah menerima dengan tulus
Apa yang diberikan oleh pasangan apa adanya
Maka berhentilah menghitung-hitung
Kebaikan diri sendiri
Dan berhentilah menuntut imbalan sejenis dari pasangan