Senin, 16 Juli 2012

Penantian yang menyesakkan

Hilir mudik kendaraan kian semarak, seiring waktu malam yang semakin larut. Tak terasa 30 menit berlalu begitu cepatnya. Dalam sibuknya kendaraan bergerak, terlihat seorang gadis yang duduk di bawah pohon trotoar diam sambil melihat kendaraan yang lewat. Gadis tersebut sedang menunggu seseorang dengan ditemani alunan musik hits yang sering diputar oleh saluran radio yang berada di kota tersebut.
Suara bising kendaraan yang lewat, tak sedikit pun mengganggunya dalam penantian itu. Apa sebenarnya yang sedang gadis itu pikirkan sehingga ia begitu tenangnya menunggu tanpa rasa gelisah sedikitpun?
Gadis itu tak menghiraukan tatapan orang-orang yang mulai lewat melewatinya duduk. Entah berapa lama lagi ia kan duduk diam disitu tanpa melakukan apapun selain duduk melihat kendaraan yang tak kunjung habis lewat di depan nya dengan musik yang ia dengarkan.
Ternyata dalam ketenangannya, terbersit sebuah pertanyaan yang sedikit membuatnya risau. Kapan ia kan datang menjemputnya disini?? Siapa dia yang sedang di pikirkan gadis ini, apa mungkin iya pacarnya? keluarganya? atau teaman? yang jelas aku tidak tahu itu?
45 menit telah berlalu, diiringi dengan hembusan angin malam yang mulai menerbangkan ujung kerudung yang sedang ia pakai. Namun, tak ada tanda-tanda ia akan datang secepatnya. Sampai kapan ia kan duduk di tempat itu.
Sekarang ketenangannya perlahan mulai berubah menjadi rasa gelisah yang mulai melanda hatinya, Gadis ini sekarang ragu, akankah ia kan di jemput atau ia tak akan datang setelah lamanya ia menunggu dirinya? Atau terjadi sesuatu sehingga ia menjadi lambat untuk datang?
Kakinya mulai bergerak maju mundur diikuti dengan tangan kanannya yang meremas-remas tangan kirinya.Mata nya mulai terasa sembab karena takut akan segala resiko yang bisa terjadi kapan saja. Wajahnya mulai menunjukkan rasa kekecewaan yang mendalam atas penantian ini.
Di saat ia mulai ragu dengan ketidakpastian kedatanganya, ia hanya bisa menunduk menyembunyikan rasa sedih yang tak bisa ia sembunyikan lagi. Tiba-tiba ia mendengar suara seseorang yang sangat ia kenali. Tapi Gadis ini hanya menganggapnya sebuah hayalan semata, namun suara itu terus berulang kali sehingga membuat kepalanya terangkat melihat sesosok pria yang sangat ia kagumi datang untuk menjemputnya dalam penantian yang telah menyesakkan dirinya beberapa puluh menit yang telah berlalu. Hingga sekarang yang terlihat dalam wajah gadis ini senyum kebahagian yang menghilangkan segala kesedihan yang tadi telah datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bila ada saran atau kritik silahkan tuliskan saja disini....
Tidak perlu sungkan-sungkan okey